Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Akan Menjadi Raja Bank Digital, Di Posisi Peringkat Berapa Allo Bank Saat Ini?

Rabu, 01 Juni 2022 | 15:15 WIB Last Updated 2022-06-17T11:23:20Z

 



Akan Menjadi  Raja Bank Digital,  Di Posisi Peringkat Berapa Allo Bank Saat Ini?



Ekosistem

Dilansir dari berita-berita yang disampaikan oleh Trans Media Group yang salah satunya adalah CNN Indonesia, didapatkan informasi bahwa Allo Bank  akan menjadi Raja Bank Digital di Indonesia.

Hal tersebut terungkap pada saat konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Selasa (11/1/2022) yang disampaikan sendiri oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung,  yang disebutkan akhirnya kembali ke hadapan publik, setelah lebih dari 10 tahun hiatus, dan untuk kali ini  hadir menggebrak industri bank digital Tanah Air dan mengenalkan Allo Bank  ke hadapan publik.

Disebutkan, ekosistem fisik yang dimiliki  Allo Bank  akan menjadi ekosistem fisik yang terbesar di Indonesia jika digabungkan dengan ekosistem fisik milik Grup Salim yang memiliki jaringan ritel fisik Indomaret yang tersebar di Indonesia, hal yang disebutnya menjadi salah satu unsur kekuatan untuk bisa menjadi raja Bank Digital tersebut.

"Salim punya Indomaret, Superindo dan produk yang lain. CT Corp mempunyai ekosistem yang besar mulai dari jaringan ritel Transmart sebagai hypermarket terbesar di Indonesia. Perseroan juga mempunyai jaringan bisnis makanan dan minuman dan bisnis digital media, hingga theme park. Kalau ekosistem fisik  itu digabung, kami sudah bisa mendeclare we are the biggest ekosistem fisik di Indonesia," bebernya dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia tersebut.

“Hanya saja, ekosistem fisik saja tidak cukup, diperlukan adanya kolaborasi dengan ekosistem digital untuk melengkapi bisnis keduanya. Untuk itu, perusahaan mengundang ekosistem perusahaan lain untuk bergabung dengan Allo Bank. Sekuat apapun ekosistem perusahaan dia tetap membutuhkan kerja sama. Kami mengundang ekosistem lain untuk membangun Allo Bank," ujarnya.

 "Bahwa dengan digabungnya dua ekosistem akan jadi kekuatan yang solid, yang luar biasa yang akan susah ditandingi oleh siapapun," imbuhnya.

Tak cukup hanya disitu,  pendiri CT Corp tersebut juga  mengundang perusahaan yang mempunyai ekosistem digital seperti Bukalapak, Grab, Traveloka, hingga Cargo. Dirinya  berharap, hadirnya Allo Bank bisa memberikan nafas baru, angin segar baru untuk investor di Indonesia.

Aplikasi Allo Bank

Pada kesempatan yang sama diinformasikan juga, bahwa:
  • Pada bulan Maret 2022, perusahaan akan meluncurkan aplikasi untuk publik dan ditargetkan dapat meraih 10 juta nasabah di tahun pertama, jumlah yang  akan terus bertambah, dan bahkan berani menargetkan AlloBank memiliki 50 juta nasabah.
  • Allo Bank telah membangun aplikasi Allo Bank. Meski masih dalam bentuk uji coba atawa trial, sudah ada 43.000 nasabah di lingkungan internal CT Corp yang mulai mencoba aplikasi tersebut.
  • Aplikasi Allo Bank bakal segera diluncurkan secara resmi kepada publik pada Maret 2022 dengan target satu juta akun di minggu pertama peluncuran.
  • CT memastikan Allo Bank bakal menjadi besar. Bukan hanya dari segi transaksi, tapi juga nasabah dan profitabilitas, hal yang tak kalah penting  sebab, profitabilitas atau tingkat keuntungan menjadi salah satu pondasi kesinambungan atau sustainability Allo Bank ke depan.
  • Pada saatnya nanti,   puluhan juta nasabah akan menjadi target Allo Bank.
  • Mengenai kenapa namanya Allo Bank, Chairul Tanjung mengungkapkan bahwa  bisnis Allo Bank mengusung filosofi satu untuk semua, semua untuk satu. Jika ditranslasikan ke Bahasa Inggris menjadi, all for one, one for all.
  • “Jadi  pemilihan brand tersebut bukan tanpa alasan. Filosofi yang terkandung di dalamnya mengacu pada banyaknya perusahaan besar yang bergabung dalam ekosistem Allo Bank. Ekosistem tersebut memungkinkan adanya interkoneksi bisnis antar sesama perusahaan. Dan dengan demikian kami memiliki ekosistem terkuat," ungkapnya.


Peringkat Allo Bank

Dikaitkan dengan rencana besar Chairul Tanjung tersebut di atas, ingin tahu kondisi Bank tersebut pada posisi saat ini, atau setidaknya peringkatnya diantara Bank-bank Swasta lainnya?

Dari Laporan-laporan Publikasi yang tersedia, yang salah satunya  laporan Publikasi Triwulan I Tahun 2022 atau Per 31 Maret 2022  yang tersedia di Website OJK,  didapatkan data pos-pos tertentu yang bisa menggambarkan kinerja terkini Bank tersebut berikut peringkatnya adalah bahwa  total Assetnya berjumlah  Rp. 9.416.188.000.000,- sedangkan peringkatnya ada pada posisi ke  41 dari 51 Bank Swasta Nasional yang direview. Data Peringkatnya ada di link ini.

Nah, dengan kita ketahuinya posisi dimana Allo Bank pada saat ini,  mari kita tunggu  kapan terealisasinya berada dijajaran atas,  sebagaimana yang digadang-gadang oleh    Chairul Tanjung selaku Chairmannya, mendongkrak posisi Allo bank  dari posisi ke 9 terbawah dari 51 Bank-bank Swasta Nasional menjadi Raja Bank Digital.   

 *****
 

×
Berita Terbaru Update