Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ternyata Ada 4 Bank Yang Mengalami Kerugian Untuk Periode Triwulan I Tahun 2022

Jumat, 27 Mei 2022 | 19:51 WIB Last Updated 2022-06-13T15:06:36Z

 


Sejalan dengan telah lengkapnya laporan publikasi bank-bank swasta nasional, baik yang bisa diperoleh dari Website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun dari website masing-masing Bank yang bersangkutan, maka dapat diperoleh informasi terakhir bahwa ternyata ada 4 Bank yang mengalami kerugian untuk periode triwulan I tahun 2022.

Berhubung sebelumnya diinformasikan hanya 2 Bank yang mengalami kerugian, sebagaimana yang kami tulis DISINI, maka tulisan ini sekaligus merupakan koreksi atau update dari informasi (sementara) yang kami infokan waktu itu.

Bahwa sebelumnya 2 Bank yang kami sebutkan yaitu:
  1. Bank KB Bukopin - Rp. 1.321.780.000.000,-
  2. Bank Neo Comerce - Rp. 416.733.000.000,-


Data terbarunya adalah:
  1. Bank KB Bukopin - Rp. 1.321.780.000.000,-
  2. Bank Neo Comerce - Rp. 416.733.000.000,-
  3. Bank Amar Indonesia – Rp. 8.799.000.000,-
  4. Bank J Trust Indonesia – Rp. 728.000.000


Untuk tabel terbarunya kami sampaikan datanya sebagaimana yang kami sajikan dalam bentuk tabel berikut ini:



Catatan:
Sengaja kami ikut-sertakan juga informasi ratio pos-pos tertentu lainnya untuk memperkaya informasi yang terkait dengan kinerja masing-masing Bank tersebut selama kurun waktu Triwulan I Tahun 2022.

*****


Untuk diketahui juga, bahwa pada kurun waktu tahun 2021 Terdapat 9 Bank yang mengalami Kerugian, antara lain (dimulai dari yang terbesar):

  1. Bank KB Bukopin - Rp. 2.137.626.000.000,-
  2. Bank QNB Indonesia - Rp. 1.578.000.000.000,-
  3. Bank Neo Comerce - Rp. 986.229.000.000,-
  4. Bank J Trust: Rp. 445.423.000.000,-
  5. Bank Kesejahteraan Ekonomi - Rp. 313.395.000.000,-
  6. Bank Arta Graha Internasional - Rp. 168.063.000.000,-
  7. Bank Commomwealth - Rp. 153.443.000.000,-
  8. Bank of India Indonesia - Rp. 41.257.000.000,-
  9. Bank Resona Perdania - Rp. 40.034.000.000,-

Atau untuk yang selengkapnya bisa dilihat di SINI, namun kini hanya tinggal 4 bank.

Dan, apakah keempat Bank yang masih mengalami kerugian tersebut bisa memperkecil kerugiannya?

Atau bahkan berbalik menjadi untung?

Mudah-mudahan.


Kita coba lihat nanti pada laporan berikutnya yaitu Laporan Triwulan II tahun 2024 pada bulan Juli atau Agustus 2022.

*****

Sumber/Referensi:
  • Publikasi Laporan Keuangan Perbankan: ojk.go.id
  • Website Bank terkait yang belum ada Laporan Publikasinya di Website OJK (yang ditandai dengan warna coklat)


*****



×
Berita Terbaru Update